kontemplatif

Masalah Urusan Konten Blog

Kemarin saya berkesempatan mengobrol dengan banyak teman, baik itu teman  yang sudah lama tidak berjumpa ataupun yang sehari-hari bersama. Tentu saja ini hal yang biasa saja.

Yang membuat saya sedikit banyak berpikir adalah ketika obrolan mengenai bagaimana seharusnya konten sebuah blog itu dibuat mengemuka, banyak dari kami yang ternyata tidak sependapat satu sama lain.

Ada yang berpendapat bahwa blog itu seharusnya menjadi personal branding dari pembuatnya. Hal ini berarti isinya tentu harus memuat konten-konten yang “berat, sophisticated, dan mencerminkan kualitas dan intelektualitas diri”.

kemudian ada lagi teman saya yang berpendapat, blog itu haruslah “menjadi tempat ekspresi diri dan memuaskan apresiasi kita terhadap kesenian”. Hal ini berarti kemungkinan besar isi blog kita adalah puisi, cerpen, lirik lagu dan semua hal yang berkaitan dengan dunia kesenian lainnya.

Teman saya yang lain malah berpendapat, blog itu haruslah “lucu, humoris dan menghibur siapapun yang mampir”.

Untuk saya sih, nge-blog itu saya gunakan untuk sekedarnya mengomel, bicara dan curhat saja.

Menurut anda?