kontemplatif

Masalah Urusan Konten Blog

Kemarin saya berkesempatan mengobrol dengan banyak teman, baik itu teman  yang sudah lama tidak berjumpa ataupun yang sehari-hari bersama. Tentu saja ini hal yang biasa saja.

Yang membuat saya sedikit banyak berpikir adalah ketika obrolan mengenai bagaimana seharusnya konten sebuah blog itu dibuat mengemuka, banyak dari kami yang ternyata tidak sependapat satu sama lain.

Ada yang berpendapat bahwa blog itu seharusnya menjadi personal branding dari pembuatnya. Hal ini berarti isinya tentu harus memuat konten-konten yang “berat, sophisticated, dan mencerminkan kualitas dan intelektualitas diri”.

kemudian ada lagi teman saya yang berpendapat, blog itu haruslah “menjadi tempat ekspresi diri dan memuaskan apresiasi kita terhadap kesenian”. Hal ini berarti kemungkinan besar isi blog kita adalah puisi, cerpen, lirik lagu dan semua hal yang berkaitan dengan dunia kesenian lainnya.

Teman saya yang lain malah berpendapat, blog itu haruslah “lucu, humoris dan menghibur siapapun yang mampir”.

Untuk saya sih, nge-blog itu saya gunakan untuk sekedarnya mengomel, bicara dan curhat saja.

Menurut anda?

Iklan

3 pemikiran pada “Masalah Urusan Konten Blog

  1. Numpang nyampah bro….
    Kalo menurut gw, nge-blog itu “males”, 😀 . walaupun gw punya blog, gw nulis di blog cuma kalo lagi mau aja, tapi awal-awal punya blog, motivasi gw yaitu supaya gw terlihat aktif terhadap komunitas, supaya kalo ngelamar kerja gampang “kata pak Ari dulu…, tapi kok sekarang do’i juga dah gak update blog ya…”, sorry pak namanya di bawa-bawa, hehehehehe…..

  2. Bagi gue ngeblog adalah tempat media untuk katarsis. *halah!*

    Dengan bebas gue bisa menulis apa saja di blog, tentunya selama itu tidak merugikan pihak lain. Karena biar bagaimanapun juga toh blog ini adalah konsumsi publik. Dimana orang beramai2 datang dan membaca blog kita. Dan kita sebagai pemilik harus tahu diri tulisan seperti apa yang layak dimuat di blog.

    Jadi, terserah saja blog itu mau diisi dengan tulisan yang ingin menunjukkan intelektualitas diri. Atau mau diisi dengan kekonyolan diri. Atau apa, sama saja. Intinya adalah aktualisasi diri. Bukan begitu? Selama bisa menarik minat orang lain untuk membacanya, ya sok atuh mau nulis apa aja.

  3. Gw ngeliat blog sebagai…”ini loh gw” yah gitu… gw tertarik mengomentari apa sich yang sedang aktif2nya sekarang ini… kayak sekarang “Ponari”… truz gw komen di blog… Bahasa yang gw gunakan”ancur” (jangan ditiru)… yah menurut gw sih.. bahasa yang gw pake skrg ini dapet “sense”nya gitu… (hahaha) generasi perusak bahasa indonesia… (jangan ditiru)…
    Mungkin karena itu juga “Tulisan” gw ngga mau diterbitin media masa formal… koran atau majalah…
    Tapi… terus terang..salah satu keinginan yang pengen gw capai sih.. kerja di sebuah majalah anak-anak (maaf nyebut merek.. B**o)..

    Lho kok gw curhat di blog lw don… *balik ke blog sendiri…* ^_^ V

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s