Keranjang

Petualangan Mencari Ikan Buta Dari Gua Hantu

Ya, seperti yang telah saya tulis sebelumnya di postingan yang lalu,akhirnya saya pun dengan berat senang hati memutuskan untuk mencari astyanax mexicanus yang dipesan oleh sepupu saya.

Untuk perjalanan kali ini saya ditemani oleh Mas S yang kemarin juga muncul di tulisan ini. Kami berangkat dengan menggunakan sepeda motor dan dua botol teh hijau dalam kemasan.

Mas S sedang bersiap-siap memulai perjalanan

Mas S sedang minum air teh hijau dalam kemasan.

Petualangan dimulai dengan membuntuti jalur angkot 17 jurusan Pomad-Tanah Baru-Binamarga. Menurut informasi yang saya dapatkan, tempat yang menjual ikan tersebut terdapat di ujung jalan tempat trayek ini berakhir.

Angkot 17 tampak belakang

Angkot 17

Setelah kehujanan sebentar dan tersasar dengan sukses (Mengira sebuah pabrik fiberglass sebagai tempat penjualan ikan hias merupakan hal yang bodoh, mentang-mentang nama pabriknya ada aqua-nya,. red). Kami akhirnya sampai di tempat yang dituju. Tempatnya bernama Taufan Fish Farm. Rumornya tempat ini sering dijadikan sebagai sumber bagi mahasiswa-mahasiswa perikanan untuk mendapatkan bibit ikan hias sebagai bahan penelitian mereka.

Taufan Fish Farm tampak depan

Pintu depan Fish Farm.

Singkat cerita kami pun menanyakan Ikan Buta tersebut ke pihak Taufan, dan ternyata mereka memang menjual ikan tersebut. Tetapi sayangnya yang dijual adalah ikan dengan ukuran 1 inchi.

Setelah saya mengkonfirmasikan informasi ini ke sepupu saya di Bandar Lampung, ia pun menyetujui pembelian tersebut. Kira-kira yang dibeli adalah sebanyak 8 ekor ikan.

Karena kami pada dasarnya adalah mahasiswa-mahasiswa dengan o’onnya penuh rasa keingintahuan yang tinggi, kami pun meminta izin untuk melihat lihat fish farm-nya dari dekat dan mengacak-acak tempat tersebut.

Fish farm-nya sendiri terdiri dari akuarium-akuarium dan gentong-gentong besar berisi ikan-ikan hias yang sedang diternakkan.

tidak tahu apa ini

Kurang paham apa ini, tapi isinya ikan ( ya iyalah, masa’ bebek sih).

Akuarium

Akuarium-akuarium di farm.

Setelah kami berkeliling dan melihat banyak ikan hias yang langsung mabuk laut melihat tampang-tampang kami, kami pun menemukan akuarium tempat astyanax mexicanus-nya di ternakkan.

ketemu juga

Sesaat sebelum ikannya terkena mabuk laut.

Setelah puas berkeliling, kami lalu melihat proses pengemasan ikan hias tersebut dalam keadaan hidup. Jadi, ikan hiasnya dimasukkan kedalam plastik rangkap dua, diisi air, gula, sedikit sirup dan es batu dan diberikan tambahan oksigen yang disebut dengan proses aerasi.

proses aerasi

Proses Aerasi

Mas S

Mas S yang ingin di-aerasi juga supaya kenyang.

ikut coba-coba

Ingin membayar dosanya kepada ikan yang mabuk laut tadi dengan memberikan tambahan aerasi.

Setelah proses aerasi selesai dilakukan, kami langsung pamit kemudian kembali ke kampus. Di kampus ikan-ikan tersebut masih harus melewati satu cobaan lagi, yaitu dikocok-kocok dan digoyang-goyang oleh rekan-rekan satu kampus saya yang autis.

Kesimpulannya, jika ingin belanja ikan hias silahkan ke Taufan Fish Farm. Pelayanannya cukup ramah kok.

mission complete

Mission Complete!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s