kontemplatif

Ain’t No Coming Back…

Sampai malam kemarin saya masih baik-baik saja. Malam itu saya masih makan bersama dengan teman-teman satu kampus. Dalam perjalanan pulang menuju rumah kost dalam rangka mengambil pakaian untuk bermain futsal saya mengobrol dengan Dudul, salah satu sahabat saya sejak masih di diploma.

Saya membuka pembicaraan:

Masih sering SMS-an dengan si ‘A’, Dul?

Dudul menoleh ke arah saya, kemudian tertawa sejenak:

Masih, memang kenapa, bro? masih mengejar nih ceritanya?

Saya hanya tersenyum, lalu menjawab:

Hahahaha, enggak. Hanya ingin tahu aja perkembangan dia….

Kami kemudian hening beberapa saat. Menyerap dinginnya jalan malam itu. Dudul lalu bersuara:

Yah, kami masih kadang kadang mengobrol lewat SMS.

Saya menoleh ke arah Dudul:

Hmm, Dul. Gimana? apa dia sedang bahagia saat ini?

Dudul berhenti. Saya yang masih terus melangkah pun tidak menyadari bahwa ia berhenti sampai beberapa langkah. Lalu saya pun ikut berhenti dan berbalik arah. Dudul berkata dengan wajah seperti mengkasihani saya:

Sebenarnya, Don. Kemarin itu gw baru tahu kalo si ‘A’ itu ternyata sudah ada yang punya…

Saya memotong dengan suara tertahan:

Maksudnya? dia sudah punya kekasih sejak dulu? Bahkan setelah dia tahu bahwa saya mengejar dia?

Dudul tersenyum:

ya, kurang lebih begitu lah…

Ngiiiing. Ngiiing. Ngiiiing. Telinga ini bagai ngilu.

Saya mengucapkan salam singkat kepada Dudul untuk kemudian meneruskan perjalanan sendirian. Apa salam nya, saya sudah tidak peduli lagi.

Entah Kenapa saya merasa patah malam itu.

Iklan

8 pemikiran pada “Ain’t No Coming Back…

  1. Gw rasa itu hal yang paling melegakan kalo gw jadi loe. U must 4get her… Gw gak habis pikir aja, u’re not welcome in her life, knp loe masih aja ngarep. Semoga Hati loe terbuka setelah loe tahu “THE TRUTH”… Go Doni…

  2. Doniiii….. *hugs*

    Sabar yaaaa… One day you’ll get the best woman at the best time. 😀

    Tetap semangat!! Masih banyak ikan di laut. Ayo, mancing! Hahahaha,,, *dipentung*

  3. cinta datang begitu saja tanpa permisi, tapi itu sangat indah…cinta pergi dengan pesan….tapi itu sangat menyakitkan sekali

    walaupun itu terjadi tanpa kita kehendaki
    harus kita terima dengan lapang dada
    masih banyak cinta yang menunggu di depan kita
    hanya perlu perhatikan tanda-tanda
    agar bisa tahu kapan cinta itu bersemi

    semangat don………bodo amat ama si ‘A’..masih ada ‘B’, ‘C’, ‘D’,…….’Z’…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s